Iman yang Terbaik di Mata Allah
Cari Berita

Advertisement

Iman yang Terbaik di Mata Allah

Selasa, 18 Oktober 2016

Kita semua pasti membayangkan bagaimana nikmatnya hidup di zaman Nabi dan menjadi salah satu pengikutnya yang setia. Kita bisa melihat beliau secara langsung serta mencium tangan mulianya. Akan tetapi semua telah ditakdirkan Allah swt. Kita hidup di zaman yang serba carut marut.
Allah maha besar dan maha bijaksana. Mungkin saja jika kita hidup di zaman Rasullullah kita tidak akan sanggup menghadapi gempuran ujian.
dalam sebuah riwayat, Ibnu Abbas menceritakan bahwa Nabi Muhammad pernah bersabda: "Tahukan kalian, siapa yang imannya paling menakjubkan Allah?"
Mereka para sahabat menjawab: "Tentu saja malaikat wahai Rasulullah!"
"Itu jelas. Bagaimana para malaikat tidak beriman kepada Allah, sedang mereka tahu persis apa yang diperintahkan Allah." Jawab Nabi.
Para sahabat meneruskan: "Para Nabi Allah, wahai Rasulullah!"
"Bagaimana para Nabi tidak beriman kepada Allah sedang malaikat Jibril datang kepada mereka dengan perintah dari langit."
"Para sahabat tuan wahai Rasulullah!"
"Bagaimana para sahabatku tak beriman kepada Allah, sedang mereka menyaksikan mukjizatku, dan aku selalu menyampaikan wakyu-wahyu yang kuterima."
Nabi lalu menjawab: "Orang yang imannya sangat mengagumkan adalah mereka yang datang setelah aku, beriman kepadaku, padahal mereka tak pernah melihatku. Mereka membenarkan aku padahal tak kenal aku. Maka mereka itulah teman-temenku." (Kitab Usrufiyah)
Mereka yang beriman kepada Nabi Muhammad setelah beliau tiada dan hanya mengenal namanya melalui tinta sejarah, tanpa melihat langsung perilaku beliau dan kehebatan mukjizatnya adalah iman terbaik; karena mereka menetapkan iman dan Islam atas bukti yang gaib. Wallahu A'lam.