Bercanda Juga Ada Aturannya Loh, Yuk Kenalkan Adab Bercanda Pada Anak Dari Sekarang!
Cari Berita

Advertisement

Bercanda Juga Ada Aturannya Loh, Yuk Kenalkan Adab Bercanda Pada Anak Dari Sekarang!

Kamis, 12 September 2019


Masa kecil adalah masa dimana penuh keceriaan dan candaan. Terlebih saat kebersamaan dengan teman sebaya.

Di kala bermain tak jarang ada perkelahian kecil hingga berdampak serius. Biasanya hal itu dimulai dengan candaan atau obrolan yang kurang berkenan.

Misalnya saling mengejek, menakut-nakuti, menyinggung fisik atau menghina kekurangan padahal dengan maksud hanya candaan.

Untuk itu, sangat penting bagi seorang anak dibekali aturan-aturan atau adab dalam bercanda agar dalam bercanda tidak mengganggu atau menyakiti orang lain.

Jika adab bercanda yang baik telah ditanamkan sejak kecil tentu akan berdampak positif dalam pergaulan saat ia dewasa kelak.

Awali Dengan Niat Baik
Semua perbuatan yang dimulakan dengan niat baik maka hasilnya juga akan berdampak baik. Dalam bercanda juga sebaiknya dengan niat yang baik agar tidak ada tujuan untuk menyakiti orang lain. Niat yang baik juga dicatat sebagai pahala oleh Allah swt sekalipun dalam melaksanakan apa yang diniatkan belum sempurna.

Kata-kata Yang Menyenangkan
Tujuan dari bercanda adalah menyenangkan hati pembicara dan lawan bicara, maka harus menggunakan kata-kata yang menyenangkan.

Tanamkan kepada anak kata-kata yang baik dan sopan serta hindari kata-kata bernada kasar, sindiran, atau menyudutkan orang lain.

Bahasa yang digunakan anak adalah cerminan dari bahasa orangtuanya. Sebab orang tua adalah sosok yang paling berperan pada awal fase kehidupan di mana anak belajar dengan meniru perbuatan orang di sekelilingnya.

Katakan Hal Yang Jujur
Dalam bercanda dilarang berdusta, mengada-ada, atau mengatakan hal yang bukan sebenarnya. Hal ini terdapat dalam sebuah hadis yang artinya "Celakalah orang yang berbicara kemudian dia berdusta agar suatu kaum tertawa karenanya. Kecelakaan untuknya, kecelakaan untuknya". (HR. Abu Dawud)

Bercanda Sekedarnya
Bercanda boleh saja, bahkan Rasulullah saw juga senang bercanda dengan sahabat-sahabat dan keluarganya. Namun dalam bercanda dianjurkan untuk tidak berlebihan apalagi sampai tertawa terbahak-bahak. Dalam sebuah hadis dinyatakan "Janganlah kalian banyak tertawa, karena banyak tertawa akan mematikan hati."(HR.Tirmidzi)

Tidak Menertawakan, Menghina Atau Mem-bully Orang Lain
Hindari candaan yang berujung pada hinaan terhadap orang lain. Apalagi sampai menghina Suku, Agama Dan Ras. Misalnya menghina cara berpakaian yang menyangkut agama atau merendahkan suku atau ras orang lain.

Tidak Menakut-nakuti
Menakut-nakuti orang lain juga tidak dianjurkan dalam bercanda karena dapat mengganggu ketenangan orang lain. apalagi jika orang yang dicandai merasa sakit hati hingga sakit secara fisik karena shock.

Tidak Menyembunyikan Barang
Menyembunyikan barang orang lain termasuk perbuatan tercela. Karena sama halnya tidak minta izin dalam mengambil hak orang lain. Oleh karena itu sebaiknya hindari perbuatan tersebut meskipun hanya bercanda

Tidak Semua Orang Suka Bercanda
Ingat, tidak semua orang suka dicandai. Manusia punya masing-masing sifat dan karakter ada yang humoris, ada juga yang lebih suka obrolan serius. Baik orang dewasa maupun anak-anak.

Hal ini jugalah yang memicu konflik yang berawal dari candaan. Salah satu penyebabnya adalah orang yang dicandai sebenarnya tidak begitu suka bercanda.

Terlebih jika candaan tersebut berupa kata-kata sindiran, menyakitkan atau menghina. Maka terlebih dahulu kenalilah dan cermati watak orang lain sebelum bercanda dengan orang tersebut.