Peran Wanita Sebagai Sosok Ibu Bagi Keluarga Di Masa Pandemi -->
Cari Berita

Advertisement

Peran Wanita Sebagai Sosok Ibu Bagi Keluarga Di Masa Pandemi

Minggu, 31 Mei 2020



Sudah lebih dari tiga bulan seluruh dunia mengalami pandemi Covid-19. Hal ini sangat mempengaruhi banyak hal mulai dari bidang ekonomi, pendidikan bahkan politik. Hampir semua orang mengalami dampak dari peristiwa global ini. Tak terkecuali keluarga kecil kami di perkampungan Kubu Raya Kalimantan Barat.

Hal yang paling membuat khawatir adalah saat ini masih banyak orang yang menganggap bahwa virus corona itu hanya rekayasa, kebohongan dan konspirasi politik. Ada juga yang menganggapnya sebagai hal yang remeh. Di luar itu semua, apapun itu kita harus selalu waspada menjaga diri dan keluarga. Bukan semata-mata karena takut dengan kematian tapi karena mencegah jauh lebih baik dari pada mengobati.

Awalnya Paranoid
Saya termasuk ibu-ibu yang mudah panik saat berhubungan dengan penyakit. Memiliki anak pertama dengan riwayat penyakit bronchitis membuat saya harus ekstra waspada. Sementara tidak mudah menerapkan untuk selalu mengonsumsi makanan bergizi kepada anak-anak.

Meskipun tempat tinggal kami merupakan zona hijau tapi tetap saja saya beranggapan bahwa bisa saja virus Covid-19 itu berada di mana-mana. Saya termasuk jarang bepergian kecuali untuk membeli kebutuhan makanan. Saat keluar selalu memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan saat tiba di rumah.

Hal ini saya lakukan karena khawatir terhadap keluarga terutama anak-anak. Bagi saya menjaga kesehatan anak-anak lebih penting dari pada memaksakan diri untuk beraktifitas yang tidak perlu. Jadinya, saya sama sekali tidak pernah kemanapun selama pandemi kecuali membeli stok makanan untuk 2-3 hari.

Dampak Positif dan Negatif
Segala sesuatu yang Allah subhanahu wata’ala ciptakan di dunia ini tentu memiliki tujuan dan manfaat bagi makhluk di dunia. Termasuk musibah yang kita alami saat ini. Saya merasakan sekali adanya dampak positif Covid-19, bagi diri saya pribadi lebih mendekatkan diri lagi kepada Allah Ta’ala dan lebih peduli terhadap kebersihan keluarga.

Dampak negative yang saya alami adalah dari segi ekonomi adanya pemotongan gaji dari tempat saya bekerja. Selain itu, saya juga sempat mengalami stress sampai-sampai membuat rambut saya rontok parah.

Lebih Berhati-hati, Bijak dan Sabar
Saya tidak tahu apakah saya sudah sampai di level bijak dan sabar tapi saat ini saya selalu mengusahakan untuk selalu berhati-hati terutama saat bepergian, bijak dalam mengelola keuangan yang tidak stabil saat ini dan sabar dalam menjalani ujian yang sedang terjadi.

Sebagai seorang ibu dua anak tentu banyak sekali tugas ekstra yang harus dilakukan pada masa yang menantang seperti sekarang ini. Selain menjaga kebersihan dan kesehatan saya juga memberi pengertian kepada anak untuk tidak keluar rumah jika hanya sekedar jalan-jalan yang tidak perlu. Untungnya anak saya sangat mengerti dengan keadaan yang terjadi saat ini, tentunya dengan tingkat pemahamannya sendiri.

Saat ini, si sulung berusia enam tahun dan masih duduk di PAUD, jadi belum terlalu repot dengan tugas-tugas dari sekolah. Saya hanya memberikan bimbingan rutin seperti biasa saya lakukan seperti mengaji, belajar membaca, dan itu pun dilakukan tanpa paksaan kepada anak. Saya menganut paham bahwa usia dini adalah usia bermain jadi saya menerapkan belajar sambil bermain. Belajar apapun harus dengan suasana nyaman dan santai. Jika anak sudah merasa bosan atau lelah maka sudahi kegiatan tersebut.

Sedangkan anak kedua saat ini berusia 1,4 tahun. Sedang mengalami masa pertumbuhan yang pesat tentunya. Hal yang paling butuh perhatian ekstra adalah anak kedua saya ini sering sekali mengalami GTM. Saat mengalami GTM ini, dia hanya mau menyusu. Itu cukup membuat saya khawatir akan pemenuhan gizinya.

Untuk itu, penting bagi saya untuk tetap waras agar dapat menjadi ibu yang selalu waspada dan ekstra perhatian terhadap keduanya.

Ingin baca tulisan motivasi tentang wanita bisa berkunjung ke sini ya https://www.mariatanjungmenulis.xyz/2020/05/perempuan-yang-berbeda.html?m=1