Menghadapi Kehamilan Tanpa Rencana, Jangan Panik! Ini Tipsnya -->
Cari Berita

Advertisement

Menghadapi Kehamilan Tanpa Rencana, Jangan Panik! Ini Tipsnya

Kamis, 08 Oktober 2020

Hamil tanpa rencana

Photo by : Daiga Ellaby on Unsplash

Menghadapi kehamilan tanpa rencana bukan hal yang mudah ya, Moms. Apalagi jika saat punya anak masih bayi atau balita atau memiliki suatu riwayat penyakit tertentu yang sangat beresiko. Jangan panik Moms, yang anda perlukan adalah persiapan mental dan rencana dari sekarang.


Sebagai wanita, apalagi yang sudah menikah dan belum menopause adalah suatu kewajaran jika terjadi kehamilan. Meskipun sudah menggunakan kontrasepsi tetapi jika digunakan dengan cara yang keliru atau terjadi kesalahan, kehamilan tetap bisa terjadi. Apalagi jika sang wanita memiliki tingkat kesuburan tinggi. Alat kontrasepsi tidak 100% mencegah kehamilan, karena itu bagaimanapun sebagai wanita harus menyiapkan mental dan rencana untuk hal-hal yang tidak terduga. 


Tenang Dan Jangan Panik

Meskipun perasaan terkejut pasti ada tapi jangan sampai berlarut dan berkelanjutan hingga mempengaruhi kesehatan. Tetap tenang dan jalani hari seperti biasa. Anda boleh saja panik untuk sementara tapi jangan sampai menjadi stress yang berkepanjangan karena perasaan seorang ibu yang sedang hamil harus bisa dikontrol agar tidak stress. Kondisi dan tingkat stress seorang ibu bisa sangat mempengaruhi janin. 


Yakin kan diri kamu untuk bahagia dengan kehamilan

Mulai sekarang bagaimanapun anda harus menjadi ibu yang bahagia sebab janin butuh ibu yang bahagia. setelah beberapa bulan dia juga akan memberi kebahagiaan dengan tendangannya dari dalam. Bayangkan juga hal-hal menyenangkan saat dia sudah lahir nanti. 


Mulai Mempersiapkan Diri 

Meskipun di awal tidak ada rencana sama sekali atau bahkan menunda anda tetap harus mulai mempersiapkan hal-hal yang mungkin akan dihadapi. Jika sudah pernah mengalami kehamilan sebelumnya maka cukup lakukan seperti sebelumnya. Mulailah mengatur keuangan karena kehamilan dan persalinan butuh biaya besar. Selain itu juga penting untuk lebih banyak mempersiapkan diri mengasuh anak dengan jarak usia berdekatan. 


Hindari Pengaruh Negatif Dari Luar

Beberapa orang mungkin tidak tahan dengan kritik dan obrolan-obrolan negatif dari orang-orang di sekitar yang cenderung menghakimi. Hal ini cukup sulit dihindari mengingat biasanya datang dari orang yang paling dekat. Untuk mengurangi dampaknya, anda harus lebih egois dalam menghadapi omongan yang bersifat menghakimi atau menyudutkan. Karena hal itu bisa menyebabkan stress yang tinggi bahkan jika dibiarkan anda mungkin akan mengalami baby blues setelah melahirkan. 


Untuk saat ini jika menghadapi hal seperti ini, anda harus menjadi orang yang cuek dengan pendapat orang lain yang tidak berdasar. Katakan tanpa menyinggung orang lain, jika anda punya alasan sendiri dan mampu mempertahankannya. Tapi jika anda tidak punya jawaban, cukup diam saja dan hindari dengan mencari kesibukan lain. 


Segera Konsultasikan ke Ahli

Jika anda menunda kehamilan karena resiko penyakit, jangan tunda untuk memeriksakannya ke ahli kandungan. Bila perlu konsultasikan dengan psikolog agar anda lebih tenang selama kehamilan. 


Rencana atau tanpa rencana kehamilan adalah suatu hal besar yang terjadi pada wanita dan pasangannya. Akan ada banyak perubahan yang terjadi mulai dari fisik, mental hingga keuangan. Karena itu hadapi dengan bijak dan tetap positif untuk menyambut kehadiran sosok baru yang merupakan anugerah tak ternilai dari Yang Maha Kuasa.