Keuntungan Food Preparation dan Tips Penyimpanan Bahan Makanan Agar Tahan Lama -->
Cari Berita

Advertisement

Keuntungan Food Preparation dan Tips Penyimpanan Bahan Makanan Agar Tahan Lama

Senin, 09 Agustus 2021

Food Preparation
Cr : Facebook Group Food Preparation


Keuntungan Food Preparation


Biasanya nih kalau belanja sedikit-sedikit untuk sehari atau dua hari. Berhubung jarak dari rumah ke pasar hanya sekitar satu menitan jika mengendarai motor. Kalau masih ada sisa bahan makanan disimpan di kulkas sama kemasan-kemasannya atau sama kreseknya. Eh, tau-tau nggak masak beberapa hari. Alhasil bahan makanan yang disimpan asal-asalan itu membusuk. Mubazir kan?


Ternyata ada cara agar tidak mubazir dan tentunya lebih menghemat pengeluaran. Food Preparation. Food Preparation adalah menyiapkan bahan makanan dalam jumlah banyak dengan teknik penyimpanan tertentu tergantung pada jenis bahan makanan. Food Preparation saat ini adalah metode yang banyak digunakan untuk menekan pengeluaran rumah tangga. Hal ini sudah dibuktikan oleh banyak ibu rumah tangga. Dengan cara menyiapkan bahan makanan di kulkas untuk beberapa hari umumnya satu minggu setidaknya biaya transportasi ke pasar bisa lebih hemat dibanding jika ke pasar setiap hari. Apalagi kalau pasar yang dituju cukup jauh dari rumah. Pastinya lebih efisien. Buat yang belum tau atau baru ingin memulai food preparation ketahui dulu manfaatnya yuk!


Hemat Pengeluaran

Manfaat utama dari food preparation adalah hemat pengeluaran. Pertama, hemat biaya transport. Kedua, membeli bahan makanan dalam jumlah banyak di pasar biasanya lebih murah dibandingkan membeli sedikit-sedikit. Apalagi jika pandai menawar. Selain itu juga bisa menghemat limbah organik. Dengan melakukan metode penyimpanan yang tepat, bahan makanan bisa bertahan hingga satu minggu atau lebih.  


Hemat Waktu

Selain menekan pengeluaran, dengan food preparation sangat membantu kita yang super sibuk sebagai ibu rumah tangga ataupun wanita karir tanpa ART. Dengan melakukan food preparation di satu hari dalam seminggu, enam hari berikutnya memasak akan jadi lebih efisien. Waktu masak 40 menit bisa berkurang menjadi 20 menit saja. Jadi, bisa melakukan hal lain. 


Menu Masakan Sudah Terencana

Nggak perlu bingung lagi dong mau masak apa hari ini, karena sejak belanja bahan makanan harus sudah mencatat menu apa saja yang akan dimasak untuk seminggu. 


Membuat Kulkas Lebih Rapi

Dengan melakukan food preparation tentunya kulkas akan sering dibersihkan minimal satu minggu sekali. Bahan makanan pun tertata dengan rapi di dalam kontainer atau plastik zipper. Dengan begini kulkas lebih rapi dan bersih. 


Setelah tahu manfaatnya, selanjutnya kita cari tahu bagaimana persiapannya serta langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk teknik penyimpanan food preparation.


Langkah-Langkah Food Preparation

Persiapan

- Alat pemotong/pisau

- Talenan

- Saringan

- Tisu makan

- Kontainer atau tempat penyimpanan makanan

- Daftar menu selama seminggu


Menyiapkan bahan makanan siap masak bisa membutuhkan waktu setengah hari atau lebih tergantung banyaknya bahan makanan yang disiapkan dan jenis-jenisnya. Pada awalnya mungkin butuh lebih banyak beradaptasi. Karena setiap orang memiliki lingkungan, kebiasaan bahkan keadaan dapur yang berbeda. Jadi, informasi ini bukan semata-mata untuk ditelan mentah-mentah, tetapi harus menyesuaikan dengan kondisi dan keadaan masing-masing. Dalam melakukan food preparation tentunya tidak selalu sempurna, ada kalanya sayur yang disimpan tetap busuk, ikan yang sudah dipotong-potong dan dicuci tetap berbau. Hal ini mungkin terjadi jika teknik penyimpanan kurang tepat atau bahan makanan yang dibeli sudah tidak segar. 


Pertama-tama siapkan catatan menu yang akan dimasak selama seminggu. Perkirakan jumlah bahan makanan yang akan dibeli setelah dibeli catat kembali beserta harganya. Jika sudah terbiasa akan hapal dengan sendirinya. Setelah berbelanja sesuai yang direncanakan cuci semua bahan makanan yang sudah dibeli kemudian pisahkan sesuai jenisnya. Keringkan dengan cara diangin-anginkan atau lap menggunakan tisu makan. Masukkan ke dalam wadah yang telah disiapkan, jika bahan makanan masih lembab alas wadah dengan tisu. 


Setiap jenis makanan punya perbedaan cara penyimpanan agar tidak lekas layu atau membusuk. berikut beberapa tips yang bisa digunakan untuk moms di rumah terutama buat new moms nih.


Ikan dan Daging ayam

Potong-potong ikan atau ayam sesuai selera, buang perutnya dan cuci bersih. Kalau saya biasanya beli ikan sekalian minta dipotongkan dengan penjual karena motong sendiri butuh waktu lama (hihi). Di rumah tinggal dibersihkan dengan air sampai bersih. Setelah cuci, tiriskan dan masukkan ikan ke dalam wadah. Jangan lupa beri perasan jeruk nipis agar bau amisnya hilang. Tutup wadah dengan rapat dan masukkan ke dalam freezer. 


Daging Sapi

Jika membeli dalam jumlah banyak potong daging sapi dan bagi menjadi untuk satu porsi masak. sebaiknya simpan dalam plastik kedap udara. Tidak perlu dicuci dengan air, karena bisa menyebabkan daging malah terkontaminasi bakteri lain yang ada di air mentah. Selain itu bisa menyebabkan makanan beku jadi mengering atau disebut freezer burn. Jika ingin memasaknya, keluarkan daging dari freezer dan pindahkan ke kulkas suhu rendah atau jika ingin daging lebih cepat mencair rendam dengan air dingin di suhu ruang. Kemudian jika sudah mencair cuci bersih daging dan siap dimasak. 


Tempe

Ada banyak versi cara menyimpan salah satu bahan makanan khas Indonesia ini. Tempe bisa disimpan disuhu ruang jika tempe yang dibeli masih mentah, ciri-cirinya kedelai yang ada ditempe belum menyatu sempurna. Biarkan tempe tetap dibungkus daun pisang. Tempe mentah ini nantinya akan tetap melanjutkan proses fermentasi menjadi matang sempurna. Namun untuk tempe yang sudah matang dengan kedelai yang sudah menyatu sempurna harus disimpan di kulkas jika ingin lebih tahan lama. Caranya simpan tempe utuh di dalam wadah kedap udara. Tidak perlu dipotong-potong karena akan menyebabkan pinggiran tempe lebih cepat kisut dan jamur pada tempe yang telah dipotong dapat menyatu kembali. Tapi hati-hati bagian dalam kulkas juga bisa berair, jika tempe terkena air akan cepat membusuk. Jadi walaupun wadah kedap udara tetap rutin dicek, ya.


Tahu

Meski sama-sama makanan berbahan kedelai dan bergizi tinggi, tahu memiliki banyak perbedaan dengan tempe termasuk cara penyimpanannya. Tahu memang lebih baik langsung dikonsumsi atau diolah menjadi masakan tapi jika kamu lebih suka belanja seminggu sekali bisa juga menyimpannya dengan cara tertentu agar tahan lama. Nah, cara menyimpan tahu dikulkas sangat mudah, pertama cuci bersih tahu yang sudah dibeli lalu masukkan ke dalam wadah tertutup yang telah disiapkan dan diberi air bersih. Pastikan semua bagian tahu terendam dalam air di wadah tersebut. Kemudian tutup rapat dan siap diolah saat dibutuhkan. 


Sayuran

Untuk menyimpan sayuran di kulkas hanya perlu cara yang cukup ringkas. Sayuran yang sudah dibeli dibagi sesuai jenisnya dan dicuci terlebih dahulu dengan air bersih. Keringkan sayuran dengan saringan dan diangin-anginkan. Setelah airnya mengering, potong-potong sesuai selera, simpan sayuran ke dalam wadah yang diberi alas tisu makan dan tutup rapat. Sayuran yang disimpan akan mudah busuk jika terlalu lembab atau basah. Sayuran itu sendiri mengandung banyak air karena itu jika disimpan asal-asalan akan cepat membusuk. Alangkah baiknya periksa sayuran yang telah disimpan secara berkala untuk mengecek tingkat ketahanannya. Selain itu, suhu kulkas juga perlu diperhatikan, sayuran biasanya memerlukan suhu 1℃ - 4℃.


Cabai

Sama seperti sayur, untuk menyimpan cabai harus dicuci bersih terlebih dahulu. Buang ujung tangkai, cuci dan keringkan lalu simpan ditempat kering dan tertutup. Dengan begini cabai bisa tahan seminggu bahkan lebih. Jika ingin penyimpanan yang lebih lama, cabai yang sudah di buang tangkainya tidak perlu dicuci cukup gunakan tisu dan lap bersih cabai. Simpan di wadah kedap udara. Cabai bisa tahan berbulan-bulan dikulkas tapi bukan di freezer ya, Mom. Karena bisa membuat capai mudah layu dan busuk. 

Selain bahan-bahan makanan di atas ada pula bahan makanan yang bisa disimpan tanpa kulkas Seperti telur, kentang, umbi-umbian, bawang-bawangan, dan tomat akan lebih segar jika disimpan disuhu ruang. Selamat mencoba!