Dua unsur Penting Dalam Shalat Selain Bacaan dan Gerakan -->
Cari Berita

Advertisement

Dua unsur Penting Dalam Shalat Selain Bacaan dan Gerakan

Rabu, 01 September 2021

Ada sebuah ungkapan. Jika kamu terlalu sibuk hingga melewatkan shalat, maka kamu akan lebih sibuk dari yang dijadikan Allah SWT. Sebaliknya kalau kita mengutamakan shalat, maka Allah SWT memberi keluasan waktu yang tadinya waktu terasa sempit akan menjadi lebih luang walaupun banyak kegiatan. 

Waktu belajar pelajaran Agama Islam, kita pasti sering mendengar penjelasan kalau shalat adalah amalan yang paling pertama di hisab. Ya, shalat merupakan ibadah yang paling utama dalam Islam. Shalat merupakan tiang agama, jika tiangnya rusak maka bangunannya akan roboh. 

Supaya Shalat sah dan diterima oleh Allah SWT, Wajib memperhatikan rukun shalat baik itu gerakan maupun bacaan. Selain rukun shalat ada juga sunnah shalat yang tak kalah penting untuk diterapkan. 

Nah, tahukah kalian kalau ada unsur lain yang juga sangat penting agar shalat sah dan diterima selain dua hal tersebut? Kalau belum yuk cari tahu!

Khusu'

Shalat adalah ibadah yang menghubungkan manusia dengan tuhannya secara langsung. Shalat juga merupakan bentuk penghambaan seorang manusia dihadapan tuhan. Manusia shalat karena kepentingan manusia itu sendiri. Khusu' artinya shalat dijalankan benar-benar fokus dengan bacaan dan gerakannya serta pikiran hanya berpusat pada Allah ta'ala. Khusu dalam shalat memang bukan hal yang mudah, butuh keikhlasan hati dan pikiran yang jernih. Namun jika dalam shalat belum khusu mungkin saja shalatnya tidak diterima, artinya shalat yang dilakukan hanya menggugurkan kewajiban saja.

Tuma'ninah

Tuma'ninah merupakan salah satu rukun shalat, namun seringkali terlewatkan secara tidak sadar. Tuma'ninah adalah diam selama beberapa detik setelah bacaan shalat di setiap gerakan. Contohnya ketika ruku' setelah membaca tasbih sebanyak tiga kali, jangan langsung bangun tunggulah sejenak. Tuma'ninah merupakan salah satu syarat mencapai kekhusu'an dan agar shalat tidak terburu-buru.

Khusu' dan tuma'ninah adalah dua hal yang tanpa sadar sering tertinggal padahal sebenarnya tak bisa luput dalam shalat. Karena keduanya merupakan syarat sah dan diterimanya shalat. 

Agar shalat khusu' dan tidak terburu-buru adalah nikmati shalat itu. Dengan begitu shalat menjadi kegiatan yang dilakukan bukan karena paksaan. Caranya, fokus dengan tujuan shalat itu sendiri yaitu karena menghadap Allah Ta'ala. Maka, pikiran harus tetap pada Allah SWT dan jauhkan pikiran pada hal-hal lain yang bersifat duniawi. Selanjutnya, pastikan sebelum shalat sudah melakukan thaharah atau bersuci agar shalat tidak terganggu. Jangan lupa luruskan niat untuk beribadah karena Allah SWT.